BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Hujan deras yang mengguyur wilayah Pangkalan Bun dan sekitarnya sejak dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah titik pemukiman warga serta pohon tumbang di beberapa lokasi, Senin, 14 Juli 2025.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Barat melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Martogi Siallagan.
“Hujan mulai melanda sejak pukul 03.00 WIB sampai siang ini masih hujan gerimis,” ujar Martogi kepada Borneonews.
Ia menyebutkan bahwa saat ini petugas dari BPBD Kobar tengah melakukan penanganan terhadap dampak banjir di beberapa lokasi yang terdampak, khususnya di Kelurahan Mendawai dan Sidorejo.
"Untuk Kelurahan Mendawai, titik-titik terdampak berada di RT 14, 15, 16, 18, 19, 20, 21, dan 23. Sementara di Kelurahan Sidorejo, banjir menggenangi kawasan gang Musang RT 01," jelasnya.
Selain banjir, hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang di salah satu titik di wilayah Jalan Pakunegara, tepatnya di Gang Haruan.
“Penanganan pohon tumbang ada di satu titik, di lokasi Jalan Pakunegara Gang Haruan,” ungkap Martogi.
Sementara itu, pantauan dari sejumlah unggahan warga di media sosial juga menunjukkan bahwa banjir turut merendam ruas Jalan Jenderal A. Yani turunan Pabrik Air Naida, Desa Natai Raya.
Tak hanya itu, fasilitas pelayanan kesehatan seperti Puskesmas Teluk Bogam juga ikut terdampak banjir. Air menggenangi sebagian area puskesmas.
Martogi menambahkan, pihaknya akan terus memantau kondisi cuaca dan melakukan koordinasi dengan instansi terkait, guna mempercepat proses penanganan.
“Kami imbau kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Bila terjadi keadaan darurat, segera hubungi BPBD,” pungkasnya.
BPBD Kobar mengingatkan warga untuk mengamankan barang-barang penting dan memastikan saluran air tidak tersumbat, serta mengikuti perkembangan informasi cuaca dari pihak berwenang. (DANANG/H)




