SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kodim 1015/Sampit terus meningkatkan kesiapan personelnya melalui latihan dan simulasi bersama lintas sektor.

Mayor Inf. Joko Susilo, selaku Pimpinan Umum Latihan dan juga Pabung Kodim 1015/Sampit mengatakan, simulasi tersebut merupakan bagian dari peran TNI dalam membantu pemerintah daerah, termasuk dalam penanggulangan Karhutla.

“Terkait dengan personel TNI, dalam rangka tugasnya salah satunya membantu pemerintah daerah dalam penanganan hal segala macam, ada konflik sosial dan penanganan karhutla dan sebagainya. Dengan adanya simulasi ini supaya personel TNI mendapatkan ilmu yang bermanfaat,” ujar Mayor Joko, Kamis, 18 Juli 2025.

Ia juga mengapresiasi sinergi lintas instansi dalam latihan tersebut. Dirinya berterima kasih kepada Kalaksa BPBD Kotim yang bersedia meluangkan waktu untuk membantu kelancaran simulasi.

"Simulasi dan sinergitas ini sudah lama dilaksanakan, mulai 2015, sehingga semua lintas sektor hadir dalam rangka satu tujuan kita, agar anak cucu kita bebas asap,” tambahnya.

--page

Adapun kegiatan tersebut diikuti oleh kurang lebih 75 personel yang dengan sigap dan cermat mengikuti simulasi. 

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kotim, Multazam mengatakan, kegiatan tersebut merupakan simulasi saat masuk dalam fase tanggap darurat Karhutla.

“Simulasi ini pada fase tanggap darurat. Kami melihat respons personel dan peralatan terkait penanggulangan darurat kebakaran hutan dan lahan. Tadi hasil evaluasi ada beberapa koreksi, tetapi tidak mendasar, hanya harus menjadi kebiasaan,” ujar Multazam.

Dirinya berharap, seluruh personel TNI dan instansi terkait bisa cepat tanggap jika terjadi eskalasi Karhutla di wilayah Kotim. “Harapan kita dalam pelaksanaan di lapangan jika terjadi eskalasi karhutla, seluruh anggota TNI siap untuk bergabung dengan pos komando tanggap darurat, sehingga keilmuan penanganan darurat kebakaran hutan dan lahan bisa dikuasai,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)