BORNEONEWS, Sampit – Penyaluran bantuan pangan beras di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini dilakukan dengan cara yang lebih efisien.
Kepala Perum Bulog Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad, menjelaskan bahwa penyaluran tidak lagi melalui kantor pos, melainkan melalui Mitra Bulog.
“Penyaluran bantuan pangan beras kali ini tidak lagi melalui kantor pos, tetapi dilakukan oleh Mitra Bulog,” ujarnya, Rabu, 16 Juli 2025.
Sistem ini dipilih untuk mendekatkan titik distribusi kepada penerima bantuan. Pasalnya bantuan pangan langsung didistribusikan hingga ke tingkat desa.
“Penyaluran akan dilakukan sampai ke desa atau kelurahan sehingga mudah dijangkau oleh penerima bantuan,” tambahnya.
Fuad mengakui adanya kendala geografis di beberapa desa yang hanya bisa diakses melalui sungai. Namun pihaknya tetap berupaya bantuan pangan dapat disalurkan dengan baik.
“Walaupun ada beberapa desa yang distribusinya harus melalui sungai, ya harus dijalani. Intinya, mendekatkan titik penyaluran ke penerima,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengambilan bantuan dapat diwakilkan. Hal ini untuk mempermudah proses penyaluran sehingga dilakukan secara fleksibel.
“Pengambilan juga boleh diwakilkan anggota keluarga yang masih dalam satu Kartu Keluarga (KK), atau keluarga lain dengan membawa fotokopi KK. Jika dalam lima hari penerima belum mengambilnya, maka bisa diwakilkan oleh perangkat desa untuk kemudian diserahkan kepada penerima,” terangnya.
Bantuan pangan ini merupakan program dari pemerintah pusat sebagai stimulus ekonomi untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
Di Kotim ada 16.536 kepala keluarga (KK) atau Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang akan menerima bantuan pangan tersebut. Bantuan itu akan diberikan untuk dua bulan yaitu untuk bulan Juni dan Juli, disalurkan sekaligus pada Juli 2025.
Setiap penerima mendapatkan 10 kg, jadi total dua bulan PBP akan mendapatkan 20 kg. Sementara kebutuhan beras untuk bantuan pangan tersebut sebanyak 330.720 kg. Ditargetkan rampung akhil Juli 2025 penyalurannya.
Penyaluran bantuan pangan rencananya akan dimulai pada Kamis (17 Juli 2025) dilakukan secara bertahap. (DEVIANA/y)









