TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Satresnarkoba Polres Barito Timur menggelar penyuluhan dan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba kepada 183 siswa baru SMP Negeri 1 Tamiang Layang, Rabu pagi, 16 Juli 2025. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dilaksanakan sebagai respons atas permintaan resmi dari pihak sekolah.

Dua personel Satresnarkoba yang diturunkan dalam kegiatan ini adalah Ipda Yefri Budi Ismanto dan Aipda Tri Handoko.

Kasatresnarkoba Polres Barito Timur, Iptu Ismail Lubis mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan Polres Barito Timur terhadap program nasional pencegahan dan pemberantasan narkoba sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden RI poin ke-7.

“Kami ingin generasi muda, khususnya para pelajar baru, memahami sejak dini apa itu narkoba, bagaimana bahayanya, dan bagaimana cara menghindarinya. Edukasi ini penting untuk membangun ketahanan diri terhadap pengaruh negatif narkotika,” ujarnya saat dikonfirmasi usai kegiatan.

Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman tentang jenis-jenis narkoba, dampak fisik dan psikologis dari penyalahgunaannya, serta proses pelaporan dan rehabilitasi bagi individu yang terindikasi sebagai pengguna. Tak hanya itu, para siswa juga diajak berdiskusi dalam sesi tanya jawab yang interaktif.

“Kami juga tekankan bahwa untuk meraih prestasi, tidak perlu mencoba-coba narkoba. Justru dengan menjauhi narkoba, semangat belajar dan produktivitas bisa meningkat,” tambah Iptu Ismail Lubis.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap kondusif dan penuh antusiasme dari para siswa. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal yang efektif dalam membentengi generasi muda Barito Timur dari ancaman narkotika yang kian mengkhawatirkan. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)