SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Perusahaan Umum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim),  memastikan kualitas beras bantuan pangan yang disalurkan kepada masyarakat terjamin dan layak konsumsi.  Penyaluran perdana bantuan tersebut telah dimulai hari ini, Kamis, di Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang.

"Kami pastikan tidak ada beras yang rusak atau tidak layak. Semua dalam kondisi baik, karena ini menyangkut konsumsi masyarakat. Kami komitmen menjaga kepercayaan publik," tegas Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad, Kamis, 17 Juli 2025.

Bantuan beras tersebut dialokasikan untuk dua bulan, Juni dan Juli, dengan setiap penerima mendapatkan 20 kilogram beras atau 10 kg/bulan.  Total penerima bantuan pangan beras (PBP) di Kotim mencapai 16.536 keluarga, dengan total penyaluran mencapai 330.720 kg beras medium.

Bulog Kotim telah melakukan pengecekan kualitas beras secara ketat sebelum penyaluran. Hal tersebut memastikan bahwa beras bantuan pangan layak konsumsi. 

"Sebelum penyaluran, kami bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Sosial sudah mengecek langsung kualitas beras di gudang. Alhamdulillah, kondisinya baik dan memenuhi standar,” ujarnya. 

Lebih lanjut,Fuad menegaskan pengecekan juga untuk membantah isu beras oplosan yang beredar. Ia juga memastikan bahwa beras yang disalurkan untuk  bantuan pangan beras lainnya memiliki kualitas terjamin.  

"Kami selalu memeriksa kualitas beras saat diterima dan sebelum disalurkan," tambahnya.

Penyaluran bantuan ini disambut gembira oleh masyarakat, terutama di tengah kenaikan harga beras.  Banyak warga berharap bantuan ini dapat berkelanjutan. 

Menanggapi hal ini, Azwar Fuad menyatakan kesiapan Bulog untuk mendukung program serupa jika pemerintah kembali menugaskan. 

 “Prinsipnya kami siap kapan pun dibutuhkan. Jika ada penugasan lanjutan, kami akan siapkan stok dan jamin kualitasnya,” tutup Azwar Fuad. (DEVIANA/Y)