KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemkab Kapuas melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya.

Hal ini ditunjukkan dengan alokasi anggaran sebesar hampir Rp 2 miliar untuk rehabilitasi dan pembangunan fasilitas sekolah di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Kapuas.

Anggaran ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat, menjelaskan bahwa pembangunan ini akan dilakukan pada tahun anggaran 2025. Rencananya, pembangunan dan rehabilitasi akan mencakup ruang kantor, ruang guru, ruang kelas, laboratorium, dan toilet. 

Selain itu, ada juga peningkatan halaman dan pagar, pengadaan meubelair, serta digitalisasi pembelajaran di 17 kecamatan di Kabupaten Kapuas.

Hal ini disampaikan Kadisdik usai mengunjungi SMPN 2 Pulau Petak bersama Bupati Kapuas, M.Wiyatno beberapa waktu lalu.

"Total anggaran untuk rehabilitasi di 17 kecamatan  hampir mencapai Rp. 2 miliar. Khusus untuk SMPN 2 Pulau Petak, kami akan merehabilitasi ruang kantor, guru, kelas, dan toilet. Kami juga akan membangun laboratorium komputer baru dan melengkapi peralatan laboratorium IPA," ucap Suwarno, Senin, 4 Agustus 2025.

Dengan adanya program pembangunan dan rehabilitasi ini, diharapkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah dapat meningkat, sehingga tidak ada lagi kesenjangan fasilitas antara sekolah di kota dan di desa. (SABRIANOOR/H)