LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja GKE Maranatha di Desa Guci. Acara ini bertepatan dengan penutupan BBGRM, HKG PKK ke-53 dan HARGANAS. Rabu, 6 Agustus 2025.

"Hari ini kita saksikan dimulainya pembangunan Gereja GKE Maranatha, ini merupakan momen penting, bukan hanya bagi jemaat, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Lamandau." ujar bupati

Peletakan batu pertama ini memiliki makna yang sangat penting. Ini menandai dimulainya pembangunan fisik gereja, sekaligus simbol pembangunan spiritual masyarakat Lamandau. Bupati menekankan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual.

Bupati menjelaskan, Pembangunan Gereja GKE Maranatha merupakan wujud nyata sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan gereja. Hal ini menunjukkan toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Lamandau. 

"Pembangunan ini melambangkan keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual. Kita membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter dan kerukunan antarumat beragama." jelasnya

Kehadiran Bupati dalam acara ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pembangunan tempat ibadah. Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kehidupan beragama. 

 "Saya berharap semoga pembangunan gereja ini berjalan lancar dan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, serta mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat. Semoga gereja ini menjadi berkat bagi Lamandau." harapnya. (NATALIA/Y)