SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sebuah insiden kecelakaan tragis terjadi di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Samuda,  Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), satu orang bocah laki-laki tertancap batang besi tenda perkawinan.

Insiden kecelakaan itu terjadi pada Minggu, 10 Agutus 2025 kemarin. Kejadian itu berawal saat korban bersama dengan kedua orang tuanya naik motor metik hijau. Saat itu, bocah laki laki itu duduk paling depan.

Namun nahas, saat tiba di lokasi kejadian, sebuah pikap yang mengangkut batang besi tenda perkawinan berada tepat di depan mereka tiba-tiba mendadak berhenti. Sehingga motor yang ditumpangi oleh satu keluarga itu tidak bisa mengelak akhirnya kecelakaan pun terjadi.

Akibatnya, ayah dan ibu korban tidak sadarkan diri setelah terjadi benturan. Sedangkan anak pasangan suami istri tersebut ikut mengalami luka serius setelah tertancap di batang besi yang ada di pikap tersebut.

Warga yang melihat kejadian itu sontak menjadi histeris, serta berusaha untuk membantu mengevakuasi korban yang menjerit kesakitan.

"Saat ini kami masih menangani kasus kecelakaan tersebut," kata salah satu petugas kepolisian setempat, Senin, 11 Agutus 2025.

Para warga terlihat berhati hati saat berusaha melepaskan batang besi yang menembus dada anak tersebut. Sedangkan warga lainnya menghubungi petugas setempat meminta membantu mengevakuasi para korban.

Saat ini korban bersama ibu korban mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Murjani Sampit, sementara, ayah korban dikabarkan selamat hanya mengalami luka ringan.

"Nanti akan kita sampaikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini," ucap petugas kepolisian setempat. (BUDDI RAHMAT H/H)