BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memperkuat layanan literasi di tingkat desa dengan menggelar pembinaan dan pengembangan perpustakaan di lima desa, yakni Desa Jaar, Kandris, Bamban, Tewah Pupuh dan Desa Pulau Padang.
"Kami saat ini sedang melaksanakan sejumlah program strategis, antara lain pembinaan perpustakaan desa, penyaluran bantuan perangkat komputer untuk mendukung digitalisasi layanan, serta sosialisasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) 2025," ungkap Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Barito Timur, Ari Panan P Lelu, Senin, 11 Agustus 2025.
Selain itu, jajaran dinas juga melakukan monitoring terhadap KKN Tematik Mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) 2025 yang mengimplementasikan 15 program kerja dari Perpustakaan Nasional. Program tersebut mencakup peningkatan minat baca, literasi digital, pelatihan keterampilan masyarakat, serta penguatan peran perpustakaan desa sebagai pusat pemberdayaan.
Dalam kegiatan tersebut, turut diserahkan Sertifikat Akreditasi kepada dua perpustakaan desa, yaitu Akreditasi B untuk Perpustakaan Desa Bamban dan Akreditasi C untuk Perpustakaan Desa Pulau Padang.
Ari Panan mengapresiasi hasil pembinaan yang menunjukkan perpustakaan desa semakin aktif menggelar kegiatan untuk masyarakat dan anak-anak, dengan dukungan PKK Desa sebagai mitra.
Menurutnya, perpustakaan kini berkembang menjadi pusat edukasi, kreativitas, dan interaksi sosial yang memberi dampak positif bagi pembangunan desa.
“Perpustakaan desa adalah ruang inklusif yang dapat memperluas wawasan, mengasah keterampilan, dan membuka peluang bagi masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus terjaga agar perpustakaan menjadi pilar penguatan SDM di tingkat desa,” ujar Ari Panan. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)









