LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Sebuah video viral memperlihatkan amukan massa terhadap mobil pikap yang diduga digunakan untuk mencuri sawit terjadi di Desa Bukit Indah, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Senin sore, 18 Agustus 2025.

Kejadian bermula saat warga memergoki pencurian sawit di lahan milik Warjan. Massa yang marah membalikkan mobil pikap Carry abu-abu bernopol KH 8713 RE.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, melalui Kapolsek Bulik, AKP Marzuki, membenarkan kejadian tersebut. Pada Senin, 18 Agustus 2025, sekitar pukul 18.30 WIB, korban dan warga berpatroli karena sering terjadi pencurian.

"Korban dan warga melihat tiga orang sedang memanen, dua orang diamankan, satu pelaku melarikan diri," ujar AKP Marzuki, Rabu, 20 Agustus 2025.

Pelapor dan warga mengejar pelaku yang kabur ke perkebunan sawit. Di lokasi, ditemukan pikap Grand Max silver bernopol KH 8713 RE milik pelaku, beserta 39 janjang sawit hasil panen.

"Korban mengalami kerugian sekitar Rp 2.600.000 dan melaporkan kejadian ke SPKT Polsek Bulik," pungkas Kapolsek.

Kasus ini dalam penyelidikan polisi. Masyarakat diimbau tenang dan tidak main hakim sendiri, serahkan kasus ini kepada pihak berwajib. (NATALIA KRISTIN/y)