SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Seruyan terus menggalakkan Gerakan Bumil Sehat sebagai upaya menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus mencegah stunting sejak dini.

Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr Bahrun Abbas, menjelaskan bahwa program ini merupakan gerakan promotif dan preventif yang difokuskan pada peningkatan pengetahuan serta kepatuhan ibu hamil dalam menjaga kesehatan selama masa kehamilan.

“Gerakan Bumil Sehat merupakan salah satu langkah penting dalam mewujudkan ibu hamil yang sehat, berpengetahuan, serta mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Dengan demikian, risiko kematian ibu dan bayi dapat ditekan sejak dini,” ujarnya, Rabu, 20 Agustus 2025.

Selain itu, pelayanan kesehatan yang diberikan selama masa kehamilan juga menjadi bagian penting dari upaya pencegahan stunting sebelum bayi dilahirkan.

Melalui program ini, Dinkes Seruyan mendorong ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur minimal enam kali selama masa kehamilan, yaitu 2 kali di Trimester I, 1 kali di Trimester II dan 3 kali di Trimester III

Dari total kunjungan tersebut, minimal 2 kali pemeriksaan harus dilakukan oleh dokter, yakni pada kunjungan pertama di Trimester I dan kunjungan kelima di Trimester III.

Gerakan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Seruyan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Diharapkan, dengan kepatuhan ibu hamil melakukan pemeriksaan secara teratur, angka kematian ibu, kematian bayi, hingga kasus stunting dapat diminimalisir. (FAHRUL/H)