PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Rapat Koordinasi (Rakor) Kamtibmas menghasilkan beberapa kesepakatan penting untuk memperkuat kewaspadaan nasional. Rakor dipimpin Wamenko Polhukam Lodewijk Freidrich Paulus.

Kesepakatan itu meliputi penguatan sistem kewaspadaan nasional, peningkatan koordinasi intelijen, serta penanganan unjuk rasa secara humanis. Forum dialog juga dioptimalkan dengan melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh daerah fungsional.

Rakor berlangsung di Kemenko Polhukam Jakarta Pusat dengan diikuti kementerian/lembaga, TNI, Polri, BIN, dan kepala daerah se-Indonesia.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo mengikuti rakor secara virtual dari Palangka Raya bersama sejumlah pejabat pemprov.

Melalui keikutsertaan ini, Pemprov Kalteng menunjukkan dukungan penuh dalam memperkuat koordinasi pusat-daerah serta menjaga situasi tetap kondusif.

“Melalui keikutsertaan ini, Pemerintah Provinsi Kalteng menunjukkan keseriusan dalam memperkuat koordinasi pusat–daerah, memastikan langkah antisipatif di tingkat wilayah, serta menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di Bumi Tambun Bungai,” kata Edy dalam keterangan resminya, Kamis, 28 Agustus 2025. (HERMAWAN DP/Y)