BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir di Kecamatan Mandau Talawang. Bantuan berupa sembako dan kebutuhan khusus mulai didistribusikan secara bertahap, mengingat tantangan logistik yang cukup berat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandiangan, menjelaskan bahwa pada tahap awal ini, sebanyak 210 paket sembako telah disiapkan. Selain itu, ada juga paket khusus yang disiapkan untuk para perempuan yang terdampak. Distribusi bantuan ini dilakukan dengan cermat, memprioritaskan mereka yang paling membutuhkan.
"Kalau stok barang tersedia di Kapuas, bisa lebih cepat. Tetapi karena harus mengambil dari berbagai tempat, distribusi agak lambat. Medannya juga berat, sehingga rombongan ke lokasi dibatasi," ungkapnya, Kamis, 28 Agustus 2025.
Proses penyaluran bantuan menghadapi tantangan signifikan, terutama terkait akses transportasi. Pangeran menyebut bahwa medannya cukup sulit, membuat distribusi bantuan menjadi lebih lambat dari yang diharapkan. Selain itu, ketersediaan stok barang juga menjadi faktor, karena logistik harus didatangkan dari berbagai lokasi.
Meski beberapa rumah warga hanyut terbawa arus, Pangeran memastikan bahwa tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana ini. Hal ini menjadi kabar baik di tengah musibah yang melanda. Warga yang kehilangan tempat tinggal sementara ini menumpang di rumah kerabat atau keluarga mereka.
Pemerintah Kabupaten Kapuas juga tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan waspada. Kesehatan menjadi prioritas, mengingat kondisi pasca-banjir yang rentan terhadap penyakit. Masyarakat juga diminta untuk bersiap menghadapi potensi banjir susulan, terutama yang tinggal di wilayah hilir seperti Kecamatan Mantangai. (SABRIANOOR/y)









