BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pencarian panjang terhadap Rabayah atau Indang (40), warga RT 01 Desa Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, akhirnya menemukan titik akhir yang menyedihkan. Ibu rumah tangga itu ditemukan sudah tidak bernyawa di aliran sungai desa setempat pada Kamis, 28 Agustus 2025, sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Awang, AKP Eko Sutrisno, mengatakan pencarian yang berlangsung delapan hari ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD Damkar, pemerintah desa, hingga para relawan.
“Hari ini pencarian memasuki hari kedelapan. Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB dan berhasil dievakuasi pada pukul 13.00 WIB. Semua unsur bekerja secara simultan, mulai dari relawan, aparat desa, hingga tim penyelamat,” ujarnya.
Menurut Eko, korban dikenal rutin pergi ke hutan untuk menyadap karet yang jaraknya 3–4 kilometer dari rumah. Karena terbiasa membawa bekal, keluarga awalnya mengira Rabayah hanya terlambat pulang. Namun setelah berhari-hari tak kunjung kembali, laporan kehilangan pun disampaikan ke pihak berwenang hingga dilakukan pencarian besar-besaran.
“Korban ditemukan dalam posisi tersangkut pada gundukan tanah di tengah sungai Desa Danau,” jelasnya.
Terkait penyebab kematian, kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Secara visual tidak ditemukan adanya luka akibat benda tumpul maupun benda tajam. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RSUD Tamiang Layang guna pemeriksaan dokter,” tambah Kapolsek.
Sementara itu, Camat Awang, Fernando, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Basarnas, BPBD Damkar, TNI, Polri, pemerintah desa, serta relawan dari berbagai kecamatan yang tanpa lelah membantu pencarian selama delapan hari,” ucapnya.
Fernando juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.
“Kami turut berduka cita atas kepergian almarhumah Rabayah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah tiba di RSUD Tamiang Layang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai penyebab kematian. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









