BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya evaluasi pelayanan selama dua tahun terakhir.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Yudha Brama Jaya pada Jumat, 29 Agustus 2025, dan menjadi FKP ke-12 yang dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kobar.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah perwakilan OPD, TNI Polri, relawan dan instansi vertikal lainnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih baik dan berkelanjutan.
“FKP ini penting karena berdasarkan Undang-Undang tentang pelayanan publik. FKP sekaligus menjadi kontrol, mencari masukan dari masyarakat apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan,” jelas Dwi Agus.
Ia menambahkan, pihaknya berharap peserta aktif memberikan saran dan masukan yang akan menjadi bahan perbaikan pelayanan Damkar ke depan.
“Kami ingin forum ini berjalan optimal, bukan hanya seremoni. Harapan kami kegiatan ini dapat memacu kualitas pelayanan dan meningkatkan kinerja,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Plt Sekretaris Damkar Kobar, Yuningtiaswati Pertiwi, memaparkan capaian kinerja dua tahun terakhir. Menurutnya, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan Damkar Kobar terus menunjukkan hasil positif.
“Pada 2023, IKM Damkar Kobar mencapai 88,74 persen dari target 84. Sementara pada 2024 meningkat signifikan hingga 99,21 persen dari target 87. Ini membuktikan bahwa masyarakat semakin puas dengan pelayanan yang kami berikan,” ungkap Yuningtiaswati.
Ia juga menuturkan, kepuasan masyarakat tidak hanya didapat dari penanganan kebakaran besar, tetapi juga dari pelayanan kecil seperti menurunkan sandal dari atap rumah hingga mengevakuasi kucing yang terjebak di atas pohon.
Selain itu, Damkar Kobar juga berhasil meningkatkan waktu tanggap (response time) di bawah standar 15 menit.
“Pada 2023 rata-rata waktu tanggap adalah 14,38 menit atau capaian 104,31 persen. Tahun 2024 semakin baik menjadi 11,80 menit atau capaian 127,12 persen. Penurunan waktu tanggap ini sangat krusial karena berdampak langsung terhadap efektivitas penanganan kebakaran maupun penyelamatan,” jelasnya.
Yuningtiaswati menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang turut berperan dalam membantu Damkar.
“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan relawan yang cepat memberikan informasi sehingga Damkar bisa segera melakukan penanganan,” tambahnya.
Capaian tersebut, lanjutnya, merupakan hasil dari peningkatan kapasitas SDM, modernisasi peralatan, serta strategi operasional yang lebih efektif.
“Semua itu menempatkan Damkar Kobar sebagai garda terdepan dalam menjaga keselamatan masyarakat di Kotawaringin Barat,” pungkasnya. (DANANG/H)
Damkar Kobar Gelar Forum Konsultasi Publik, Evaluasi Dua Tahun Pelayanan
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Konsultasi Publik Penting demi Pastikan Raperda Benar-Benar Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Komentar (0)
Memuat komentar…







