BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam upaya membentuk generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kuat, dan bebas dari stunting, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING.
Program ini menjadi langkah prioritas nasional dalam menurunkan prevalensi stunting secara signifikan melalui pendekatan intervensi spesifik dan sensitif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
GENTING dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang mendorong kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendampingi keluarga berisiko stunting. Dengan mengedepankan prinsip gotong royong, program ini mengajak para orang tua asuh untuk memberikan dukungan gizi, edukasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. Tujuannya adalah mencegah lahirnya kasus stunting baru dan mempercepat pencapaian target nasional penurunan angka stunting.
Untuk memastikan efektivitas implementasi program, BKKBN menekankan pentingnya penyelarasan pemahaman dan penguatan komitmen di seluruh tingkatan pelaksana. Oleh karena itu, Kedeputian Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat BKKBN menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi dan Penguatan Tim Pengendali GENTING (TPG) secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Dr Sunarto, bersama jajaran TPG Provinsi dan TPG Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. Mereka turut serta dalam sesi pembukaan yang dipimpin langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Dr Wihaji, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program GENTING.
Dalam sambutannya, Menteri Wihaji menyampaikan bahwa GENTING bukan sekadar program teknis, melainkan gerakan moral yang mengajak seluruh komponen bangsa untuk berperan aktif dalam menciptakan masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen dan konsistensi para pelaksana di lapangan, mulai dari pusat hingga daerah.
"Melalui konsolidasi ini, diharapkan seluruh anggota TPG memiliki pemahaman yang seragam dan strategi yang terintegrasi dalam pelaksanaan program GENTING," kata Dr Sunarto pada Minggu, 31 Agustus 2025.
BKKBN optimis bahwa dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah daerah, gerakan ini akan menjadi tonggak penting dalam menurunkan angka stunting dan mewujudkan generasi emas Indonesia. (TESTI PRISCILLA/H)









