JAKARTA –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Kalimantan Tengah, mengoptimalkan percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah setempat dan berupaya agar program itu dapat tepat sasaran.

"Kami melakukan koordinasi terkait makanan bergizi gratis, kami membantu untuk percepatannya sehingga makanan ini bisa tersampaikan kepada yang berhak menerimanya dalam kondisi layak untuk dikonsumsi,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Kapuas Usis I Sangkai di Kuala Kapuas, Selasa, saat memimpin rapat Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program MBG.

Usis menekankan koordinasi dan komunikasi perlu terus ditingkatkan baik melalui pertemuan tatap muka maupun media komunikasi lainnya.

“Ke depan apapun, ada hal-hal yang kurang, kita bisa melakukan, kita bertemu langsung, tatap muka atau melalui WA. Tolong disampaikan bapak, ibu, agar kami bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat dan tepat untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kapuas,” ucapnya.

Berdasarkan paparan, sasaran Program MBG meliputi peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK, pendidikan keagamaan, pendidikan khusus, hingga pesantren. Selain itu program ini juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Sementara itu Satgas MBG Kapuas memiliki tugas melakukan perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi program, termasuk memastikan ketersediaan pasokan, distribusi, hingga keamanan pangan.

Untuk mendukung pelaksanaan di Kabupaten Kapuas telah ditetapkan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melibatkan pemerintah daerah maupun mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yang sudah beroperasi.

Dengan rapat ini, Pemkab Kapuas berharap pelaksanaan Program MBG dapat berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Kapuas.

Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno menjelaskan Program MBG di daerah ini ditargetkan menjangkau sekitar 12 ribu siswa setiap harinya. "Untuk itu kami berharap pelaksanaan pemberian makan bergizi gratis itu dapat berjalan lancar dan tanpa kendala," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas Suwarno Muriyat mengatakan pada tahap pertama terdapat sebanyak 1.210 siswa yang menerima Program MBG tersebut.

Program ini tersebar di 12 sekolah, baik Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

“Kegiatan ini berlangsung hingga tanggal 20, karena setelah itu para siswa akan memasuki masa libur ujian. Setelah liburan, program makan bergizi gratis ini akan dilanjutkan kembali,” ujarnya.

ANTARA