SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) siap meluncurkan program Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Saya juga mengecek sekolah rakyat, kebetulan ada peninjauan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Untuk Kotim sudah siap semua, termasuk mebeler,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Jumat, 19 September 2025.

Dirinya bersama perwakilan Kemensos meninjau sekolah rakyat di Islamic center Sampit pada Kamis, 18 September 2025.

Ia menyebut, fasilitas yang tersedia sangat representatif, mulai dari ruang masak, tempat makan, penginapan guru, hingga asrama putra dan putri. Bahkan ruang belajar dinilai istimewa dan mampu mengungguli sekolah-sekolah lain yang ada di daerah tersebut.

“Sekolah ini memang khusus untuk warga yang tidak mampu. Yang ditonjolkan adalah pendidikan karakter bagi anak-anak kita. Saya senang sekali Kotim dipercaya menjadi daerah pertama yang melaksanakan Sekolah Rakyat,” tambah Halikinnor.

Untuk tahap awal, Sekolah Rakyat di Kotim akan memanfaatkan Islamic Center sebagai lokasi sementara atau sekolah perintis. Tahun depan, pemerintah pusat berencana membangun gedung baru yang lebih representatif dan memenuhi standar nasional. Pemkab Kotim pun telah menyiapkan lahan seluas 9 hektare di Jalan Wengga Metropolitan. 

Halikinnor berharap keberadaan Sekolah Rakyat ini dapat membantu masyarakat kurang mampu, karena seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung oleh pemerintah.

Rencananya, peresmian program Sekolah Rakyat akan dilakukan serentak secara nasional. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin seremoni peresmian, meskipun lokasi kunjungan utama masih menunggu keputusan dari Kementerian Sosial. (DEWI PATMALASARI/y)