PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo menilai aksi mahasiswa yang menyampaikan aspirasi terkait program cetak sawah bertepatan dengan momentum Hari Tani sebagai kontrol sosial yang konstruktif.

“Kita ambil sisi positifnya. Aspirasi dari adik-adik mahasiswa menjadi motivasi tambahan bagi kita semua untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dan disiplin dalam menyelesaikan program cetak sawah ini,” ucap Edy di Palangka Raya, Kamis, 25 September 2025.

Menurut Edy, masukan tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah dan pihak terkait agar tetap fokus menjalankan program strategis nasional di daerah.

Ia menyebutkan, program cetak sawah di Kalteng mengalami beberapa perubahan target, dari awalnya 85.000 hektar hingga menjadi 53.631 hektar lebih setelah penyesuaian DIPA.

Selain cetak sawah, program optimalisasi lahan seluas 6.482 hektar juga menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan di Kalteng.

Melalui rapat koordinasi, Pemprov Kalteng berupaya agar percepatan program cetak sawah berjalan sesuai target dan mendukung terwujudnya provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional. (HERMAWAN DP/H)