BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas mengambil langkah-langkah percepatan pembangunan dengan fokus pada sejumlah prioritas utama, terutama menjelang akhir tahun anggaran 2025. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I. Sangkai, dalam kegiatan Pra Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Pra Rakordalev) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Triwulan III, yang berlangsung di Kuala Kapuas pada Selasa, 7 Oktober 2025.
Sekda Usis I. Sangkai secara khusus menyoroti beberapa prioritas daerah yang telah menjadi perhatian utama pemerintah. Prioritas tersebut mencakup isu-isu krusial yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Di antaranya adalah penurunan angka stunting, penanganan kemiskinan ekstrem, dan peningkatan infrastruktur dasar.
Selain tiga isu tersebut, pemerintah Kapuas juga memprioritaskan peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan. Upaya ini sejalan dengan visi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan sehat.
Tak kalah penting, dilakukan pula penguatan kawasan sentra produksi pangan (KSPP) di Kabupaten Kapuas, sebagai langkah strategis untuk menjamin ketahanan pangan daerah dan meningkatkan perekonomian petani lokal.
Menindaklanjuti penetapan prioritas ini, Sekda menekankan perlunya langkah-langkah percepatan agar target pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai.
"Kita harus melakukan langkah-langkah percepatan agar target pembangunan dapat tercapai. Karena itu, saya meminta seluruh perangkat daerah berkomitmen melaksanakan program sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku," tegas Usis
Lebih lanjut, Sekda Usis I. Sangkai menekankan pentingnya upaya percepatan penyerapan anggaran dan peningkatan kinerja perangkat daerah. Ia menggarisbawahi bahwa pelaksanaan pembangunan harus berjalan optimal hingga akhir tahun anggaran. Percepatan ini tidak hanya diukur dari realisasi anggaran, tetapi juga dari capaian kinerja nyata dan dampaknya bagi masyarakat. (SABRIANOOR/y)









