KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menunjukkan komitmennya untuk mengakselerasi pembangunan daerah dengan memprioritaskan percepatan persetujuan penyaluran kredit perbankan. Upaya ini difokuskan bagi masyarakat yang membutuhkan pembiayaan untuk pembangunan gedung. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemkab Kapuas yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Kapuas pada Senin, 20 Oktober 2025.

Dipimpin langsung oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas, Kusmiati, dan dihadiri oleh berbagai perangkat daerah teknis, lembaga keuangan, serta instansi terkait lainnya, pertemuan bertujuan untuk menyamakan persepsi dan merumuskan langkah konkret yang dapat diambil untuk memangkas birokrasi dan waktu tunggu dalam proses persetujuan kredit perbankan. Hal ini menjadi krusial mengingat kebutuhan masyarakat akan pembiayaan yang cepat dan efisien untuk merealisasikan proyek pembangunan mereka.

Dalam arahannya, Kusmiati menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah daerah dengan pihak perbankan. Sinergi ini dianggap sebagai kunci penting agar proses pembangunan di Kapuas tidak mengalami hambatan signifikan akibat masalah finansial yang berlarut-larut dalam proses pembiayaan.

"Kolaborasi dengan perbankan diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan serta mendukung iklim investasi dan ekonomi daerah," tegas Kusmiati. 

Dampak yang diharapkan dari percepatan ini bersifat ganda. Selain secara langsung mempercepat realisasi proyek-proyek pembangunan, inisiatif ini juga diharapkan mampu memberikan dukungan signifikan terhadap iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. 

"Akses modal yang lebih mudah dan cepat akan mendorong inisiatif pembangunan oleh masyarakat, yang pada akhirnya akan menggerakkan sektor riil dan menciptakan lapangan kerja," tambahnya.

Dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan, diharapkan Kabupaten Kapuas dapat mencapai laju pembangunan yang optimal dan berkelanjutan, menjadikannya daerah yang menarik bagi investasi dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. (SABRIANOOR/y)