BORNEONEWS, Banjarmasin - Pencarian selama kurang lebih 24 jam terhadap seorang pria yang dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di Sungai Martapura, Banjarmasin Selatan, berakhir. Jasad korban, yang diidentifikasi bernama Juhri (39), berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Kamis dini hari, 23 Oktober 2025, dalam kondisi meninggal dunia (MD).
Peristiwa ini bermula ketika korban, warga Kelurahan Pekapuran, Kecamatan Banjarmasin Selatan, dilaporkan menghilang di perairan Sungai Martapura, tepatnya di sekitar Jalan Muning RT 14 RW 01 atau RK Ilir Pekapuran, pada Rabu dini hari, 22 Oktober 2025, sekitar pukul 01:30 WITA. Berdasarkan informasi awal dari saksi, korban diduga berada dalam kondisi mabuk alkohol sebelum terjun ke sungai.
Salah satu saksi mata sempat melihat seseorang di sungai melambaikan tangan meminta tolong ke arahnya, namun pria tersebut tidak berteriak. Setelah saksi kembali memastikan, orang tersebut sudah tidak terlihat. Laporan kehilangan ini kemudian diteruskan ke pihak berwenang, mengingat korban tidak kunjung kembali dan kendaraannya ditemukan terparkir di tepi sungai.
Tim SAR Gabungan, yang terdiri dari unsur-unsur seperti Tim Rescue KPP Banjarmasin, Dit Polairud Polda Kalsel, BPBD Kota Banjarmasin, Water Rescue, MG Elang, BPK Banlur, dan masyarakat setempat, segera melakukan penyisiran intensif di perairan Sungai Martapura.
"Pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian, yang berjarak sekitar 28,2 KM dari Kansar Banjarmasin," ungkap Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana.
Upaya pencarian yang berlangsung sepanjang hari akhirnya membuahkan hasil pada Kamis dini hari. Jasad korban ditemukan mengapung sekitar 300 meter dari lokasi terakhir korban terlihat (LKK) pada pukul 02:50 WITA. Selanjutnya, korban dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal, Operasi SAR untuk kondisi membahayakan manusia 1 orang tenggelam ini secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh Tim SAR Gabungan melakukan debriefing evaluasi operasi dan kembali ke kesatuannya masing-masing. (SABRIANOOR/y)









