PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Polres Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kecamatan dengan total 80 unit sepeda motor berhasil diamankan.

Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara Polsek Pangkalan Banteng dan masyarakat yang aktif melaporkan setiap kejadian curanmor di wilayah mereka. 

Dua pelaku yang diamankan berinisial RA dan ILS, keduanya diketahui merupakan residivis kasus penganiayaan.

“Kasus ini terungkap setelah penyelidikan intensif atas sejumlah laporan polisi sejak Juli hingga Oktober 2025. Dari hasil pengembangan, kami temukan jaringan pelaku yang beraksi di beberapa kecamatan,” ujar AKBP Theodorus, Kamis, 23 Oktober 2025 .

Kemudian, Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung Sugiarto yang juga turut hadir dalam press release, menjelaskan, pelaku beraksi di tiga wilayah berbeda, yaitu Kecamatan Pangkalan Banteng, Pangkalan Lada, dan Arut Selatan. Mereka menyasar motor yang diparkir di halaman rumah, perumahan karyawan, hingga area perkebunan sawit.

“Pelaku merusak kabel kontak sepeda motor untuk menyalakan mesin, lalu membawa kabur kendaraan. Aksi mereka biasanya dilakukan saat dini hari ketika pemilik sedang tertidur,” jelas Iptu Agung Sugiarto.

Dari hasil pengungkapan, polisi berhasil mengamankan berbagai jenis motor, termasuk Honda Beat, Supra X, Vario, dan Yamaha Mio, yang kini sedang diidentifikasi untuk pengembalian kepada pemiliknya. Ada total 80 unit kendaraan bermotor telah diamankan dari tangan pelaku.

Kedua pelaku dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara. Saat ini keduanya telah ditahan di Polsek Pangkalan Banteng untuk proses hukum lebih lanjut.

AKBP Theodorus Priyo Santosa menegaskan, kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan mengimbau warga agar lebih waspada. “Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap aman. Laporkan segera jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” tandasnya.(NURITA/H)