PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya kembali melakukan pengambilan sampel air sungai periode II di tiga lokasi strategis.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan kualitas air dan penyusunan Indeks Kualitas Air (IKA) yang menjadi komponen penting dalam Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH).

Plt Kepala Laboratorium Lingkungan DLH Palangka Raya, Anastavia Oktavianti, mengungkapkan bahwa pengambilan sampel dilakukan di tiga titik, yaitu Pelabuhan Petuk Katimpun, Kelurahan Pahandut Seberang, dan Kelurahan Tumbang Rungan.

"Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan representasi wilayah dan potensi dampak aktivitas manusia terhadap kualitas air sungai," ujarnya, Minggu, 26 Oktober 2025.

Sampel air yang diambil akan dianalisis secara komprehensif di laboratorium untuk mengukur berbagai parameter kualitas air, seperti pH, suhu, kandungan oksigen terlarut (DO), Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), serta kandungan logam berat dan zat kimia berbahaya lainnya.

Anastavia menjelaskan bahwa data hasil analisis akan digunakan sebagai bahan isian untuk menghitung IKA.

"IKA ini akan memberikan gambaran tentang kondisi kualitas air sungai di Kota Palangka Raya secara keseluruhan. Hasilnya akan menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan dan tindakan pengendalian pencemaran air," jelasnya.

DLH Kota Palangka Raya secara rutin melakukan pemantauan kualitas air sungai untuk memastikan bahwa sumber daya air tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

"Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di Kota Palangka Raya, termasuk kualitas air sungai," tegas Anastavia. (PATHUR/H)