KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Cuaca buruk yang mencekam melanda Kuala Kapuas pada Kamis sore, 30 Oktober 2025. Hujan yang sangat deras disertai angin kencang dan petir yang menyambar hebat menimbulkan kekhawatiran mendalam di kalangan warga. Situasi diperparah dengan banyaknya insiden yang terjadi di berbagai titik kota.

Dampak dari amukan cuaca ini terasa signifikan. Sejumlah pohon dilaporkan tumbang, beberapa di antaranya menimpa bangunan. Selain itu, sebuah trafo PLN meledak, yang seketika memadamkan aliran listrik di sebagian wilayah dan menambah kepanikan warga yang tengah berlindung dari badai.

Dari rekaman warga, saat cuaca buruk berlangsung di Kuala Kapuas, terlihat hujan begitu deras berpadu dengan kuatnya angin , tiba-tiba sebuah petir menyambar salah satu tiang listrik dan menimbulkan bunyi ledakan keras.

Menjelang malam, kondisi perlahan menunjukkan perbaikan. Tepat pada pukul 18.42 WIB, intensitas hujan dilaporkan mulai mereda. Meski demikian, suara petir masih terus menggelegar di langit Kuala Kapuas, menandakan badai belum sepenuhnya berlalu.

Pihak berwenang segera bergerak merespons laporan warga. 

"Pihak BPBD sudah melakukan penanganan, saat ini tim ada di Jalan Ahmad Yani-Teratai untuk evakuasi pohon tumbang," ucap salah satu petugas yang berada di lapangan, mengonfirmasi upaya penanganan dampak cuaca buruk.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari pihak relawan Kapuas, setidaknya tercatat lima insiden besar. Insiden pertama adalah tumbangnya pohon besar di Kawasan Pelabuhan Danau Mare, Jalan Ahmad Yani, yang mengganggu akses di area tersebut.

Kejadian serupa terjadi di Bundaran Kecil Taman Raja Bunu, tepatnya di Jalan Tambung Bungai atau di depan Kantor DPRD, di mana sebuah pohon besar juga tumbang akibat tak kuat menahan terjangan angin. Di Jalan Seth Adji, sebuah pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga, meski belum ada laporan rinci mengenai kerusakan.

Masalah kelistrikan juga menjadi sorotan utama. Sebuah trafo dilaporkan meledak di Jalan Teratai, menyebabkan aliran listrik mati seketika. Sementara itu, di Jalan Kapuas, dekat Hotel Raudah, seutas kabel PLN putus dan tergeletak di jalan, membahayakan pengguna jalan.

Laporan pohon tumbang diperkirakan masih akan bertambah, mengingat luasnya area yang terdampak. Sementara itu, permintaan informasi dan evakuasi terus menderu di Grup Whatsapp Relawan Kapuas. (SABRIANOOR/H)