PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memastikan seluruh anak di daerah ini mendapat akses pendidikan tanpa terkecuali. 

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menanggapi apresiasi nasional terhadap keberhasilan digitalisasi pendidikan daerah.

“Penghargaan dari Mendikdasmen menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus memperluas jangkauan digitalisasi pembelajaran. Semua ini adalah hasil dari komitmen kuat Bapak Gubernur H. Agustiar Sabran untuk memastikan tidak ada anak-anak Kalteng yang tertinggal pendidikan, baik di kota maupun pelosok desa,” ujar Reza dalam keterangannya Selasa, 11 November 2025.

Menurutnya, arah kebijakan Gubernur sangat jelas: tidak boleh ada masyarakat yang tidak bisa sekolah, tidak bisa berobat, dan tidak bisa makan. Karena itu, seluruh program pendidikan selalu berpihak pada masyarakat tidak mampu.

Reza menyebut Pemprov Kalteng terus memperluas program revitalisasi sekolah dan digitalisasi hingga ke pelosok dan pedalaman. Tahun ini, disiapkan pembangunan tujuh unit sekolah baru, termasuk sekolah khusus di Kabupaten Katingan.

Ia menilai kolaborasi antara pusat dan daerah menjadi kunci penting keberlanjutan kebijakan pendidikan di Bumi Tambun Bungai.

“Kolaborasi ini harus terus berlanjut demi mewujudkan pendidikan berkualitas dan berkarakter di Kalimantan Tengah. Apa yang kami capai hari ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen pendidikan dan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/y)