BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Perikanan Palangka Raya, Indriarti Ritadewi menyatakan bahwa pengembangan olahan ikan sungai lokal memiliki potensi besar untuk mendongkrak perekonomian, baik bagi individu, kelompok masyarakat, maupun daerah secara keseluruhan.
Ia menjelaskan bahwa ikan sungai lokal, seperti ikan patin, ikan gabus, ikan lele, dan jenis ikan lainnya, memiliki nilai gizi yang tinggi dan cita rasa yang khas. Jika diolah dengan baik, ikan-ikan tersebut dapat menjadi produk unggulan yang diminati oleh konsumen lokal maupun luar daerah.
"Kami melihat potensi yang sangat besar dalam pengembangan olahan ikan sungai lokal. Ini bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat dan meningkatkan perekonomian daerah," ujarnya, Senin, 17 November 2025.
Dinas Perikanan Palangka Raya telah melakukan berbagai upaya untuk mendorong pengembangan olahan ikan sungai lokal, antara lain melalui pelatihan pengolahan ikan, pemberian bantuan peralatan, serta promosi produk olahan ikan.
Selain itu, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti UMKM, kelompok masyarakat, dan pelaku usaha perikanan, untuk mengembangkan produk olahan ikan yang inovatif dan berkualitas.
Dirinya mencontohkan beberapa produk olahan ikan sungai yang memiliki potensi untuk dikembangkan, seperti kerupuk ikan, abon ikan, bakso ikan, nugget ikan, dan berbagai jenis makanan ringan lainnya.
"Kami ingin menciptakan produk olahan ikan yang beragam dan menarik, sehingga dapat memenuhi selera konsumen yang berbeda-beda," katanya.
Ia berharap dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif dari masyarakat, sektor olahan ikan sungai lokal di Kota Palangka Raya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian daerah. (MARINI/Y)









