BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kontingen dari 17 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas telah berpartisipasi dalam Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Tahun 2025 yang dipusatkan di Kuala Kapuas.
Ajang yang digelar dalam rangka menyongsong HUT ke-80 PGRI ini menjadi panggung pembuktian bagi para guru dari berbagai penjuru Kapuas. Mulai dari wilayah hulu hingga hilir, setiap kecamatan mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk menampilkan potensi dan prestasi di bidang olahraga dan seni.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menitipkan harapan besar agar ajang ini tidak sekadar menjadi perebutan piala semata. Mewakili Bupati Kapuas, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Septedy, menekankan bahwa Porsenijar harus menjadi media pembangunan karakter positif.
"Pemkab berharap ajang tersebut dapat membangun mentalitas, kreativitas, dan solidaritas yang kuat di kalangan pendidik, karena ketika guru bersatu, maka fondasi pendidikan di Kapuas akan semakin kokoh," ungkapnya, Kamis, 20 November 2025.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama semangat juang para peserta dari 17 kecamatan. Pemkab Kapuas mengingatkan bahwa usia 80 tahun PGRI adalah perjalanan panjang di mana guru telah menjadi garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
"Sinergi antara pemerintah dan para guru yang terjalin melalui kegiatan seperti Porsenijar ini dinilai sangat krusial untuk memajukan peradaban dan kualitas pendidikan daerah," lanjut Septedy.
Pemkab Kapuas optimistis bahwa kegiatan akan membawa dampak positif bagi peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, sekaligus menjadi energi baru bagi para pendidik untuk kembali mengabdi di wilayahnya masing-masing dengan semangat yang lebih segar. (SABRIANOOR/y)









