BORNEONEWS, Sampit – Warga Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) antusias mengikuti pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) setempat.
"Kegiatan Satya Gatra dan Pelayanan KB ini dipusatkan di Desa Pantai Harapan Kecamatan Cempaga Hulu," kata Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AP2KB Kotawaringin Timur, Yulia Kartika Sari, Senin, 24 November 2025.
Desa patai tersebut berjarak sekitar 100 kilometer dari Sampit sebagai ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur. Ini merupakan kesempatan kedua DP3AP2KB Kotawaringin Timur menggelar pelayanan KB gratis di wilayah tersebut.
Yulia menyebut sebanyak 48 akseptor dari berbagai desa di Kecamatan Cempaga Hulu, antara lain Desa Sungai Ubar, Pundu, Bukit Batu, Pelantaran, serta Pantai Harapan, mengikuti kegiatan ini.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan jenis pelayanan yang diberikan adalah implan, yang merupakan alat kontrasepsi hormonal berbentuk batang plastik kecil yang dimasukkan ke bawah kulit lengan atas dan efektif hingga 3 tahun. Alat ini bekerja dengan melepaskan hormon progestin secara bertahap untuk mengentalkan lendir serviks, menipiskan lapisan rahim, dan mencegah ovulasi.
"Namun Peserta yang datang tidak hanya memasang implan baru, tetapi juga melakukan pembongkaran implan lama yang sudah melewati masa efektif dan beberapa yang hanya melepas implan," imbuhnya.
Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah pelayanan bongkar pasang implan diikuti 30 peserta, pasang implan 17 peserta, dan melepas implan 1 peserta. Semua pelayanan berjalan lancar dan diberikan dengan baik.
"Alhamdulillah warga sangat antusias. Ini menunjukkan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat kita tentang manfaat Program Keluarga Berencana (KB)," ujarnya.
Dia mengapresiasi terus meningkatnya kesadaran masyarakat terkait manfaat program KB. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan masa depan dengan mengatur waktu kelahiran dan jumlah anak yang ingin dimiliki. (DEVIANA/H)









