JAKARTA –

BORNEONEWS, Sampit – Perum Bulog Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan stok beras medium aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Perum Bulog Kotim, Muhammad Azwar Fuad, menyatakan bahwa stok beras yang tersedia saat ini mencukupi.

“Stok kami hampir 7.000 ton, jadi sangat aman untuk medium dan premium sekitar 4.000 ton," tegasnya, Kamis, 28 November 2025.

Stok beras tersebut dinilai mencukupi hingga Natal dan Tahun Baru 2026. Selain ketersediaan stok, Bulog juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat untuk melakukan stabilisasi harga. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim berencana menggelar pasar murah dengan menyediakan ribuan paket sembako.

“Pemkab masih ada paket sembako murah sekitar 5.000 sampai 6.000 paket. Rencananya dibagikan mulai sekitar tanggal 8 Desember untuk masyarakat Baamang dan Ketapang,” jelas Azwar.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa bantuan pangan nasional yang sedang berjalan saat ini juga memberikan kontribusi dalam mengendalikan permintaan pasar. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Jumlahnya hampir 17.000 lebih KPM, komoditinya beras dan minyak goreng. Harapannya, masyarakat yang menerima bantuan tidak perlu berbelanja ke pasar sehingga permintaan menurun dan harga tetap stabil,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan harga beras di Kotim tetap stabil dan terjangkau selama periode Natal dan Tahu  Baru. (DEVIANA/Y)