PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lima perusahaan yang aktif menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung program penanganan stunting di Kabupaten Pulang Pisau.

Menurut Jayadikarta, kontribusi perusahaan tersebut tidak hanya terbatas pada bantuan materi, tetapi juga mendorong agar pengawasan terhadap ibu hamil dapat dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini menjadi penting agar upaya penurunan angka stunting berjalan optimal dan tidak memunculkan kasus baru.

"Perusahaan berharap jangan hanya memberi bantuan, tapi juga memastikan ibu hamil terpantau. Jangan sampai stunting yang kita turunkan di usia 1–5 tahun muncul lagi dari kasus baru karena ibu hamil tidak dipantau," ujar Jayadikarta, Minggu, 30 November 2025.

Ia menegaskan bahwa pemantauan kesehatan ibu hamil merupakan langkah krusial dalam memutus potensi munculnya stunting sejak dini. Karena itu, kolaborasi lintas sektor harus diperkuat, termasuk peran perusahaan yang tergabung dalam program CSR.

Meski menekankan pentingnya pendampingan langsung di lapangan, perusahaan-perusahaan tersebut juga menyampaikan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam setiap kegiatan percepatan penurunan stunting di berbagai wilayah.

Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap sinergi ini dapat semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil dan balita, sehingga target penurunan stunting dapat tercapai sesuai rencana. (RETHA/y)