PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, memimpin upacara pengambilan sumpah/janji jabatan bagi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan BNN RI. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Muh. Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Dalam amanatnya, Komjen Suyudi menekankan bahwa pelantikan ini merupakan momentum refleksi bahwa jabatan adalah amanah dan tanggung jawab besar untuk mendharmabaktikan kemampuan demi perubahan nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, dalam rangkaian pelantikan tersebut, Kombes Pol. Dedy Tabrani resmi dilantik sebagai Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah oleh Kepala BNN RI.

Penunjukan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat penanganan narkotika di wilayah Kalimantan Tengah, yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi akibat luasnya wilayah dan dinamika jaringan narkotika yang berkembang pesat.

Kombes Pol. Dedy Tabrani menegaskan bahwa dirinya dan seluruh jajaran BNN Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mendukung penuh kebijakan, arahan, dan visi Kepala BNN RI dalam membangun BNN yang kuat, modern, dan berorientasi pada hasil.

Ia menegaskan bahwa seluruh pihak akan bekerja secara maksimal, adaptif, dan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan di daerah, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, komunitas, dan dunia pendidikan.

Selain itu, Kombes Pol. Dedy Tabrani menyatakan bahwa BNN Kalimantan Tengah akan terus memperkuat sinergi dan kerja sama demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba.

"Saya berkomitmen untuk menjalankan tugas secara optimal dalam rangka mendukung kebijakan nasional BNN dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika," katanya, Senin, 1 Desember 2025.

Kebijakan dan langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan narkoba di wilayah Kalimantan Tengah, sekaligus memperkuat sinergi antara berbagai pihak terkait.

"Dengan semangat baru dan komitmen yang tinggi, diharapkan Kalimantan Tengah dapat segera mencapai visinya menjadi daerah yang bersinar dan bebas dari narkoba," pungkasnya. (PATHUR/Y)