KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas menggelar sosialisasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 dan juga kick off penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Gumas tahun 2027.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Bapperida pada Selasa, 16 Desember 2025. "Kegiatan sosialisasi RPJMD Gumas tahun 2025-2029 ini sebagai wujud transparansi dalam proses perencanaan pembangunan daerah dengan menyebarluaskan informasi mengenai dokumen RPJMD yang telah ditetapkan," kata Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Bapperida Yantrio Aulia Selasa, 16 Desember 2025.

Kemudian, kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang sama kepada seluruh perangkat daerah mengenai visi, misi, arah kebijakan, dan program prioritas pembangunan Kabupaten Gunung Mas untuk periode tahun 2025-2029.

Serta kata Yantrio memastikan bahwa semua rencana kerja dan anggaran di tingkat Perangkat Daerah sejalan dan mendukung pencapaian sasaran makro yang tertuang dalam RPJMD.

"Kegiatan ini juga secara resmi memulai tahapan dan jadwal penyusunan RKPD Tahun 2027 dan menetapkan tema dan prioritas pembangunan tahun 2027 yang merupakan turunan dari prioritas yang tertuang dalam RPJMD Tahun 2025-2029," ucapnya.

Dijelaskan, sosialisasi RPJMD menjadi platform utama untuk menyamakan persepsi perangkat daerah mengenai visi dan misi kepala daerah tahun 2025-2029

Selain itu, RPJMD tahun 2025-2029 adalah dokumen janji politik dan kebijakan strategis yang memuat program prioritas ungqulan dan target kineria utama yang harus dicapai.

Dengan adanya sosialisasi ini, setiap elemen pemerintah daerah memiliki pemahaman komprehensif mengenai fokus pembangunan, sehingga Rencana Strategis (Renstra) setiap perangkat daerah dapat selaras 100 persen.

Sedangkan, kick off penyusunan RKPD tahun 2027 adalah penanda dimulainya siklus tahunan yang akan menerjemahkan RPJMD meniadi proaram keria konkret. 

Kick off ini bertujuan menentukan tema dan priortas pembangunan tahun 2027 yang harus benar-benar fokus pada penyelesaian isu-isu strategis yang diamanatkan RPJMD.

Keberhasilan pembangunan di Kabupaten Gunung Mas tidak hanya ditentukan oleh pemerintah daerah, tetap oleh sinergi kolektif. Oleh sebab itu, maka kegiatan ini menekankan prinsip perencanaan partisipatif. 

"Sosialisasi dan kick off tersebut menjadi momentum untuk mengundang masukan kritis dan konstruktif. Sehingga, diharapkan adanya keterlibatan aktif seluruh komponen akan menghasilkan dokumen RKPD tahun 2027 ang legitimatif, aspiratif, dan realistis dalam menghadap tantangan dan memanfaatkan potensi spesifik Kabupaten Gunung Mas," tukasnya. (RISKA YULYANA/Y)