BORNEONEWS, Nanga Bulik – Festival Seni Qasidah (FSQ) IX Tingkat Kabupaten Lamandau Tahun 2025 resmi ditutup oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Acara penutupan digelar di halaman Masjid Baiturahman Nanga Bulik pada Selasa malam, 16 Desember 2025
Acara yang diikuti peserta dari seluruh kecamatan di Lamandau ini dijabarkan sebagai sarana dakwah yang bermanfaat bagi masyarakat.
Bupati Rizky menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Melalui lantunan syair dan irama qasidah, pesan-pesan kebaikan, persatuan, serta cinta kepada Allah dan Rasul-Nya dapat disampaikan dengan indah dan menyentuh jiwa,” ujarnya.
Selain itu, pihak pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah aktif berpartisipasi dan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti ajang seni tersebut.
“Sementara bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Semangat dan keikhlasan dalam menyampaikan syiar Islam jauh lebih utama daripada sekadar meraih gelar juara,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan harapan terkait dengan kegiatan ini. "Semoga pencapaian yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus berlatih dan menyebarkan pesan kebaikan melalui seni qasidah," kata Bupati.
Acara penutupan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan, dengan penyerahan piagam serta hadiah kepada para pemenang. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan tahun depan sebagai wadah pengembangan seni dan dakwah bagi masyarakat Lamandau. (NATALIA KRISTIN/y)









