BORNEONEWS, Sampit – Kodim 1015/Sampit memaparkan perkembangan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dari total target 185 titik, baru 20 desa dan kelurahan yang telah masuk portal dan berada pada tahap pembangunan, sementara sisanya masih menghadapi berbagai kendala.
"Kami ada pelaksanaan tugas memberikan support dan memberikan motivasi terkait pembangunan KDKMP khususnya yang di wilayah Kotawaringin Timur sesuai Instruksi Presiden," kata Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan melalui Perwira Seksi Operasional (Pasi Ops) Kodim 1015/Sampit Kapten Inf Syahidin, Selasa, 30 Desember 2025.
Hal itu ia sampaikan saat paparan dama rapat evaluasi akhir tahun yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) di Rumah Jabatan Bupati.
Ia menyampaikan, keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bentuk dukungan dan motivasi sesuai Instruksi Presiden Nomor 17 tanggal 22 Oktober 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai Pergudangan dan Kelengkapan KDKMP.
Kapten Inf Syahidin menjelaskan, dari target 185 titik pembangunan Koperasi Merah Putih di Kotim, sebanyak 20 desa dan kelurahan sudah masuk dalam portal dan saat ini sedang berproses pembangunan. Namun demikian, masih terdapat lima desa atau kelurahan yang lahannya belum terverifikasi.
Selain itu, berbagai kendala masih menjadi hambatan percepatan pembangunan KDKMP di Kotim. Di antaranya, 41 desa atau kelurahan belum memiliki lahan, 40 lokasi memiliki luas lahan yang belum memenuhi persyaratan, 17 berada di kawasan rawa dan pesisir, tujuh desa atau kelurahan memiliki jumlah penduduk kurang dari 500 jiwa, 35 lokasi dinilai kurang strategis, serta 60 desa atau kelurahan masih menghadapi persoalan dalam proses pembuatan surat legalitas atau bermasalah secara administrasi.
Adapun 20 desa dan kelurahan yang telah masuk portal dan sedang dalam proses pembangunan gerai KDKMP meliputi Desa Eka Bahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kelurahan Baamang Barat Kecamatan Baamang, Kelurahan Parenggean Kecamatan Parenggean, Desa Bandar Agung Kecamatan Parenggean.
Lenjutnya, Desa Karang Tunggal Kecamatan Parenggean, Desa Bagendang Tengah dan Desa Bagendang Hulu Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Desa Basirih Hilir Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Desa Sumber Makmur Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Desa Biru Maju Kecamatan Telawang.
Kemudian, Desa Bakti Kharya, Desa Mulya Agung, dan Desa Gunung Makmur Kecamatan Antang Kalang, Desa Tribuana dan Desa Bukit Indah Kecamatan Telaga Antang, serta Desa Karang Sar, Desa Sumber Makmur, Desa Sari Harapan, Desa Bringin Tunggal Jaya, dan Desa Bukit Harapan Kecamatan Parenggean.
Untuk mempercepat realisasi program nasional tersebut, Kodim 1015/Sampit meminta dukungan para camat agar menginstruksikan desa dan kelurahan yang hingga kini belum menyiapkan lahan supaya segera mempersiapkan lokasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Kepada camat mohon dibantu diinstruksikan kepada desa-desa yang sampai saat ini belum menyiapkan lahan untuk menyiapkan koperasi desa kelurahan merah putih,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/y)









