KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Wakil Bupati Kapuas, Dodo menghadiri sekaligus meresmikan Grand Opening Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kapuas Selat, Selat Hulu, yang dikelola oleh Yayasan Terang Anak Borneo.

Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Trans Kalimantan Gang Kasintu, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Selasa, 6 Januari 2026.

Peresmian SPPG ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah daerah dan mitra sosial dalam meningkatkan kualitas pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Kehadiran fasilitas pelayanan gizi ini diharapkan mampu menjadi pusat layanan yang berkelanjutan serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya sebelum meresmikan SPPG, Wakil Bupati Kapuas, Dodo menegaskan bahwa investasi terbaik sebuah bangsa tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur fisik, melainkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

“Ini adalah langkah nyata kita dalam mendukung visi besar Pemerintah Pusat untuk mencetak generasi emas melalui program makan bergizi gratis. Investasi terbaik sebuah bangsa bukan hanya pada infrastruktur jalan atau gedung, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya,” ujar Dodo.

Ia juga menekankan bahwa dapur SPPG tidak sekadar berfungsi sebagai tempat memasak, melainkan sebagai pusat produksi nutrisi yang memiliki peran strategis dalam menjamin pemenuhan gizi anak-anak sesuai standar gizi seimbang, higienis, dan aman dikonsumsi.

“Dapur SPPG ini bukan sekadar tempat memasak, tetapi pusat produksi nutrisi. Saya berpesan agar seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi, dilakukan dengan standar kebersihan yang ketat,” tegasnya.

Wakil Bupati Kapuas menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus mengawal dan mendukung keberlangsungan program SPPG agar tepat sasaran, berdampak nyata, serta mampu menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan serta prestasi belajar anak-anak di daerah. (SABRIANOOR/H)