PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tim Reaksi Cepat (TRC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melakukan kegiatan pemangkasan pohon rawan tumbang di kawasan Jalan Jalak V, Kelurahan Bukit Tunggal.

Tindakan preventif ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya musibah yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan merusak fasilitas umum.

Tim bekerja secara hati-hati untuk memastikan proses pemangkasan berjalan dengan aman dan tidak mengganggu aktivitas lalu lintas serta aktivitas sehari-hari warga sekitar lokasi.

Plt Kepala BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, menyampaikan bahwa pada kesempatan ini tim TRC berhasil melakukan pemangkasan terhadap lima pohon sawit yang dinilai memiliki risiko tinggi untuk tumbang.

"Pohon-pohon tersebut menunjukkan tanda-tanda kerusakan pada batang maupun akar, sehingga berpotensi untuk tumbang terutama jika terjadi cuaca ekstrem seperti angin kencang atau hujan lebat," jelasnya, Rabu, 7 Januari 2026.

Menurut Hendrikus, pemangkasan pohon rawan tumbang merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan BPBD Kota Palangka Raya dalam rangka mitigasi bencana.

Langkah ini penting mengingat kondisi geografis dan iklim di daerah yang seringkali mengalami perubahan cuaca yang tidak terduga, yang dapat memperbesar risiko kejatuhan pohon.

Selain melakukan pemangkasan secara berkala di berbagai titik rawan di kota, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi pohon yang berada di sekitar lingkungan tempat tinggal maupun wilayah aktifitas mereka.

"Perhatikan tanda-tanda pohon yang mungkin rawan tumbang, seperti batang yang retak, akar yang terkelupas, atau cabang yang sudah mati dan menguning," ujarnya.

Bagi masyarakat yang menemukan pohon rawan tumbang di lingkungannya, Hendrikus mengajak untuk segera menghubungi pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.

"Silakan menghubungi BPBD Palangka Raya melalui nomor kontak yang telah disediakan, yaitu 0822-5588-2532. Tim kami akan segera melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan yang diperlukan sesuai dengan kondisi yang ada," pungkasnya. (PATHUR/H)