JAKARTA –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah Irawati memimpin langsung aksi kemanusiaan berupa pemberian layanan kesehatan gratis untuk korban bencana banjir Aceh-Sumatera Utara (Sumut).

“Ini adalah wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kami,” kata Irawati dihubungi dari Sampit, Jumat.

Kegiatan dipusatkan di Kabupaten Langkat Sumut, untuk memulihkan kondisi kesehatan masyarakat pascabencana. Tim medis dan relawan dikerahkan memastikan warga mendapat penanganan yang layak dan cepat.

Irawati menyebut, langkah ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Pemkab Kotim dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam membantu sesama.

Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga menerima pengobatan tanpa dipungut biaya apa pun. Kehadiran tenaga kesehatan dari Kotawaringin Timur ini diharap mampu meringankan beban fisik yang dirasakan oleh para penyintas banjir.

“Bantuan yang kami berikan ini mungkin tak seberapa, tetapi dengan cara ini kami berharap bisa turut memberikan motivasi dan semangat bagi warga yang terdampak bencana agar bisa bangkit untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Tidak hanya bantuan medis, Pemkab Kotim turut menyerahkan bantuan uang tunai hasil penggalangan dana masyarakat. Bantuan finansial tersebut disalurkan untuk membantu pemenuhan kebutuhan mendesak bagi warga yang kehilangan harta benda.

“Kami juga menyalurkan bantuan uang tunai kepada masyarakat penerima manfaat. Harapannya, bantuan ini dapat sedikit membantu dan memberikan manfaat langsung,” tambah Irawati.

Melalui aksi ini, Irawati berharap semangat gotong royong antar-daerah dapat terus terjaga dengan baik. Ia menegaskan bahwa misi kemanusiaan tidak boleh terhambat oleh batasan wilayah administratif demi keselamatan masyarakat.

Ia pun menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu sigap memberikan dukungan terhadap setiap krisis kemanusiaan.

“Ini bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai-nilai kemanusiaan, yang terus kami junjung bersama,” demikian Irawati.

ANTARA