KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Kegiatan Adat Mamapas Lewu dan Do’a Bersama berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Hilir dan seluruh kantor pemerintahan di wilayah Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Rabu, 21 Januari 2026.

Kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan ritual Mamapas Lewu yang dilaksanakan secara serentak di lingkungan perkantoran wilayah Kecamatan Kapuas Hilir. Ritual ini merupakan tradisi adat Dayak yang bertujuan untuk membersihkan dan menolak hal-hal negatif, sekaligus sebagai simbol penyucian lingkungan sebelum melaksanakan aktivitas pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat.

Setelah rangkaian ritual Mamapas Lewu selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Do’a Bersama yang dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Hilir. Do’a dipanjatkan dengan khidmat oleh para tokoh adat dan tokoh agama sebagai bentuk permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar wilayah Kecamatan Kapuas Hilir senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, serta dijauhkan dari mara bahaya dan bencana.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Kapuas Hilir, Ws. Danramil 1011-02/Kapuas Hilir, Kapolsek Kapuas Hilir, Damang Adat Kecamatan Kapuas Hilir, Ketua DAD Kecamatan Kapuas Hilir, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Kapuas Hilir, mantir adat, Babinkamtibmas, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Selain sebagai upaya spiritual dan adat, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta memperkuat sinergi antara unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung pembangunan di Kecamatan Kapuas Hilir.

Babinsa Koramil Kapuas Hilir, Kopda Imam Wahyu Nawawi yang hadir dalam kegiatan menyampaikan dukungannya.

"Kehadiran TNI dalam kegiatan Adat Mamapas Lewu dan Do’a Bersama ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya lokal," ucapnya. (SABRIANOOR/y)