BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Bupati Kapuas, M. Wiyatno melaksanakan pertemuan dengan Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Rabu kemarin sebagai bagian dari kunjungan kerja ke Jakarta. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka koordinasi langsung dengan pemerintah pusat guna memastikan percepatan pembangunan di Kabupaten Kapuas.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kapuas secara khusus menyampaikan sejumlah usulan Proyek Strategis Daerah untuk Tahun Anggaran 2026. Usulan tersebut mencakup berbagai sektor prioritas, di antaranya pembangunan infrastruktur dasar, perumahan dan permukiman, penguatan ketahanan pangan, serta pengembangan sektor perikanan dan ekonomi masyarakat.
Bupati Kapuas H.M. Wiyatno menegaskan bahwa langkah “jemput bola” ke kementerian merupakan upaya konkret pemerintah daerah agar program prioritas Kabupaten Kapuas dapat selaras dengan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional. Menurutnya, koordinasi langsung menjadi kunci agar daerah tidak tertinggal dalam memperoleh dukungan program dan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Koordinasi langsung dengan kementerian terkait sangat penting agar program strategis daerah yang kami rencanakan dapat terintegrasi dengan program nasional, sehingga pelaksanaannya lebih optimal dan berdampak nyata bagi masyarakat Kapuas,” ujar Bupati Wiyatno dalam pertemuan tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kapuas memiliki potensi besar di sektor pangan dan perikanan yang perlu didukung melalui kebijakan dan anggaran pusat. Dengan dukungan tersebut, Bupati berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih cepat dan mampu meningkatkan daya saing serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui pertemuan ini, Bupati Kapuas berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan kebijakan maupun alokasi anggaran terhadap proyek-proyek strategis yang diusulkan. Ia optimistis sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat akan mempercepat terwujudnya pembangunan di Kabupaten Kapuas demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bumi Tingang Menteng Pananjung. (SABRIANOOR/y)









