BORNEONEWS, Katingan - Aparat Kepolisian dari Polres Katingan dan anggota Brimob Polda Kalimantan Tengah seakan kehilangan jejak atas pelarian Lawan bin Amerika Cs, pelaku penganiayaan dengan pemberatan terhaap Kapolsek Katingan Hulu AKP Abdul Karim dan anak buahnya.
Hingga Senin (12/12/2016) ini sudah 19 hari lamanya proses pencarian pelaku penganiayaan itu oleh aparat Kepolisian di Tumbang Sanamanang, Kecamatan Katingan Hulu dan sekitarnya. Meski hampir sebulan dicari-cari aparat, tapi Lawan Cs hingga kini tak juga ditemukan.
Diduga Rivuansyah, alias Lawan bin Amerika, 32, warga Desa Penda Tanggaring Lama RT 01 Kecamatan Katingan Hulu dan adiknya Marjudin, alias Madin bin Amerika, 28, serta seorang pelaku lain yang belum diketahui namanya telah kabur ke daerah lain atau masuk ke dalam hutan di perbatasan wilayah Kabupaten Nanga Pinuh, Provinsi Kalimantan Barat.
Saat dikonfirmasi terkait masalah ini, Senin (12/12/2016) Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas Suyono melalui Kasatreskrimnya AKP Farris Nur Sanjaya tidak mengangkat telepon dari Borneonews. Meski ada nada masuk, namun Kasatreskrim AKP Farris tidak mengangkat ponsel miliknya itu.
Sementara itu berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sebelum ketiga pelaku melarikan diri, Lawan Cs sempat menguasai Mapolsek Katingan Hulu selama sekitar setengah jam. Tidak ada satu pun anggota Polsek setelah Lawan Cs ini menganiaya Kapolsek AKP Abdul Karim dan seorang anak buahnya Ipda Krisandi, itu berada di Mapolsek. Saat itu sejumlah anggota polisi kabur dan lari ke rumah penduduk, sebab Lawan Cs menggunakan senjata api saat melakukan aksinya.
Bahkan Lawan Cs ini sempat membawa kabur tiga ponsel milik anggota Polsek Katingan Hulu yang saat itu ditinggal di Mapolsek.
Diperoleh informasi pula bahwa Lawan Cs nekat melakukan penyerangan ke Mapolsek Katingan Hulu karena menyimpan dendam terhadap seorang anggota Polsek Katingan Hulu. Namun saat itu anggota polisi tersebut selamat dari amukan Lawan Cs karena berhasil kabur.
Camat Katingan Hulu Supardi saat dimintai seputar keterangannya mengaku jika pihaknya belum mendapat informasi apakah tiga pelaku penganiaya Kapolsek Katingan Hulu itu sudah ditangkap atau belum. (ABDUL GOFUR/m)








