BORNEONEWS, Sampit – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur, Ady Candra, menyatakan bahwa meskipun ada pemangkasan anggaran sebesar Rp700 juta rupiah pada tahun 2026, hal ini tidak mengurangi tekad dan upaya Diskominfo untuk terus mengembangkan informasi dan publikasi di daerah.
“2026 ini ada pemangkasan Rp700 juta untuk Diskominfo. Namun, hal tersebut tidak menghalangi niatan saya untuk berbuat dan melakukan tindakan atau aktivitas pengembangan informasi dan publikasi di Kabupaten Kotim," katanya, Senin, 26 Januari 2026.
Dia menambahkan, salah satu program yang sedang dalam proses adalah pengembangan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Publik (TIKP), dimana telah disiapkan ruang podcast serta ruangan live streaming yang akan digunakan untuk program bernama “Ngopi Kotim” dengan tema yang diangkat dari Kominfo.
Selain itu, dikatakan Ady, Diskominfo juga akan rutin menjalankan program menerima masukan dari masyarakat sebanyak dua kali dalam satu minggu sebagai bentuk keterbukaan dan interaksi langsung dengan warga.
“Program menerima masukan dari masyarakat dua kali dalam satu minggu tetap kami jalankan,” ujarnya.
Pemerintah juga berkomitmen menjaga operasional situs web resmi Kabupaten Kotim, yaitu kotim.co.id, agar tetap berjalan lancar sebagai sumber informasi terpercaya bagi masyarakat.
Ia menegaskan pula pentingnya pengembangan infrastruktur jaringan internet hingga ke pelosok desa.
“Kami upayakan maksimal infrastruktur jaringan internet hingga ke pelosok, karena tuntutan Bupati agar setiap Puskesmas Pembantu (Pustu) memiliki jaringan internet yang stabil untuk memudahkan pelaporan harian,” tegasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Diskominfo Kotim berharap mampu memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi yang akurat, cepat, dan transparan, meski harus bekerja dengan keterbatasan anggaran yang ada. (DEVIANA/H)









