BORNEONEWS Palangka Raya – Indeks perkembangan harga di Kota Palangka Raya pada pekan ini masih dalam kondisi stabil. Hal tersebut ditegaskan oleh pihak terkait, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini, yang juga memastikan ketersediaan bahan pokok (bapok) di pasar-pasar tradisional masih tercukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Indeks perkembangan harga secara umum di Palangka Raya masih stabil. Meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas tertentu, harganya masih berada dalam rentang Harga Eceran Tertinggi (HET). Misalnya, daging ayam ras yang saat ini berada di kisaran Rp40.000,” ujarnya, Rabu, 28 Januari 2026.
Zaini tidak menampik adanya kenaikan tipis pada komoditas cabai rawit. Menurutnya, tren kenaikan ini selaras dengan kondisi nasional sehingga turut memengaruhi indeks harga di daerah.
Selain itu, berdasarkan data dari Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, terdapat kenaikan harga pada komoditas ikan lokal, khususnya ikan gabus (haruan).
Namun, Zaini memastikan bahwa kenaikan pada komoditas tersebut tidak berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat secara luas.
“Ada sedikit kenaikan pada komoditas ikan seperti ikan haruan, namun ini tidak mengganggu stabilitas bahan pokok utama lainnya,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa komoditas strategis lainnya tetap aman dan harganya stabil di Kota Palangka Raya.
“Untuk beras, gula pasir, telur, hingga minyak goreng, harganya masih stabil seperti periode sebelumnya. Kami pastikan stok aman dan tidak ada masalah untuk wilayah Palangka Raya,” pungkas Zaini. (PATHUR/H)









