PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Penandatanganan serah terima jabatan Regional Head 2 Agrinas Wilayah Kalimantan Tengah berlangsung di Hotel Mercure Pangkalan Bun, Jumat malam, 30 Januari 2026. 

Jabatan Regional Head Kalteng 2 (PKH) PT Agrinas Palma Nusantara (APN) Persero resmi diserahterimakan dari Mayjen TNI (Purn) Ruddy Prasemilsa Mahks kepada Mayjen TNI (Purn) Ronny Asnawi Asri.

Ruddy Prasemilsa Mahks menyampaikan laporan capaian selama kurang lebih tujuh bulan masa kepemimpinannya sebagai Regional Head 2 Kalteng. 

Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan mitra Kerja Sama Operasional (KSO) telah menunjukkan hasil yang signifikan.

“Kami akan melaporkan kerja sama kami selama kurang lebih tujuh bulan ini selama saya menjabat sebagai RH 2, termasuk hasil yang telah diperoleh antara mitra KSO,” jelas Ruddy Prasemilsa Mahks 

Ruddy Prasemilsa Mahks memaparkan, dari kerja sama antara mitra KSO dengan jajaran GM dan Regional 2 Kalteng (PKH) PT Agrinas Palma Nusantara, total luas lahan yang dipertanggungjawabkan mencapai 94.920 hektare. Dari jumlah tersebut, lahan tanam seluas 37.793 hektare atau sekitar 40 persen dari total lahan.

“Dari lahan tanam itu terdapat 67 PT dengan lahan inti yang dapat dikelola seluas 17.962 hektare atau 19 persen,” jelas Ruddy Prasemilsa Mahks.

Ia juga merinci perkembangan status KSO setelah sekitar tujuh bulan berjalan. Tercatat, KSO telah berjalan pada 20 PT dari sembilan mitra dengan luas lahan 11.651,98 hektare atau 64,87 persen. Sementara itu, proses KSO lahan inti melibatkan 16 PT seluas 5.243,28 hektare atau 34,65 persen.

“Untuk KSO lahan masyarakat mencakup empat PT seluas 2.615,87 hektare atau 13,54 persen. Masih ada enam PT yang belum KSO seluas 85,30 hektare atau 0,47 persen, serta 21 PT yang tidak dapat di-KSO,” jelas  Ruddy Prasemilsa Mahks.

Secara keseluruhan, rekapitulasi lahan mencapai 20.577,43 hektare yang terdiri dari lahan inti 17.961,56 hektare dan lahan masyarakat 2.615,87 hektare.

Sementara itu, Regional Head Kalteng 2 (PKH) PT Agrinas Palma Nusantara yang baru, Mayjen TNI (Purn) Ronny Asnawi Asri, mengapresiasi capaian yang telah diraih pendahulunya dan menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program yang sudah berjalan baik.

“Sudah banyak capaian yang dicapai selama beliau memimpin di RH2 ini. Target tahun 2025 sebesar 1,3 ton per hektare per bulan sudah tercapai. Untuk 2026, target yang diberikan kepada saya dalam ‘Buku Pintar’ ini adalah 1,5 ton per bulan per hari,” kata Ronny Asnawi Asri.

Ronny Asnawi Asri optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan jajaran manajemen dan mitra KSO, meski masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“PR-nya tinggal menyelesaikan lahan yang masih 0,59 persen. Mudah-mudahan ini pekerjaan yang bisa diselesaikan, tapi tidak boleh dianggap remeh karena tetap ada masalah di dalamnya,” jelas Ronny Asnawi Asri. (WAHYU KRIDA/Y)