PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala BKPSDM Palangka Raya Fauzi Rahman menekankan sejumlah poin penting terkait pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dan persiapan audit di lingkungan pemerintahannya.

"Salah satu hal yang menjadi fokus utama adalah kewajiban pengisian e-Kinerja yang harus sesuai dengan target yang telah ditetapkan," katanya, Senin, 2 Februari 2026.

Menurutnya, pengisian e-Kinerja harus diselesaikan pada minggu pertama setiap bulan. Hal ini menjadi dasar utama dalam proses pembayaran Tunjangan Prestasi Pemerintah (TPP) bagi para ASN.

Selain pengisian e-Kinerja bulanan, Fauzi juga menegaskan bahwa laporan kegiatan individu wajib disampaikan kepada atasan langsung setiap minggu.

Pelaporan berkala ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana, serta memudahkan atasan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang diperlukan.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan terkait persiapan entry meeting audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Seluruh data dan dokumen yang diperlukan untuk audit harus segera dilengkapi dengan lengkap dan akurat.

Kesiapan ini dianggap penting untuk menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan kegiatan pemerintah.

Fauzi Rahman menegaskan bahwa komitmen terhadap kinerja terukur dan pelaporan tertib merupakan wujud nyata dari akuntabilitas ASN kepada masyarakat.

Pengelolaan kinerja yang baik tidak hanya berdampak pada peningkatan produktivitas kerja, tetapi juga pada kredibilitas lembaga pemerintah secara keseluruhan.

Ia menambahkan bahwa profesionalisme dan tanggung jawab yang tinggi dari setiap ASN menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

"Dengan menerapkan standar kerja yang ketat dan disiplin dalam pelaporan, diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan," pungkasnya. (PATHUR/H)