TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menggelar kerja bakti massal membersihkan lingkungan Pasar Temanggoeng Djaja Karti Tamiang Layang, Jumat, 13 Februari 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung gerakan nasional mewujudkan Indonesia Asri melalui budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.

Kerja bakti tersebut melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI dan Polri, serta sejumlah instansi vertikal yang turun langsung ke lapangan. Mereka membersihkan area pasar mulai dari halaman depan, lorong-lorong pedagang, hingga bantaran sungai di samping pasar yang selama ini dipenuhi sampah.

Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Barito Timur, Ari Panan P Lelu, yang ikut memungut sampah bersama peserta lainnya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, agar seluruh daerah memperkuat budaya bersih di ruang-ruang publik.

“Ini adalah perintah langsung Bapak Presiden untuk mewujudkan Indonesia Asri, agar kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, dimulai dari pusat-pusat aktivitas masyarakat seperti pasar,” ujar Ari Panan di sela kegiatan.

Asisten I menegaskan, kerja bakti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan menjadi agenda rutin Pemkab Bartim. Kegiatan serupa direncanakan berlangsung dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Jumat, sebagai upaya membangun kebiasaan kolektif dalam menjaga kebersihan.

“Kerja bakti ini akan kita lakukan secara rutin, supaya kebersihan bukan hanya kegiatan sesaat, tetapi menjadi budaya bersama,” tambahnya.

Ari Panan menjelaskan, pasar sebagai pusat perputaran ekonomi rakyat harus menjadi kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman. Lingkungan pasar yang tertata diyakini akan memberikan dampak positif bagi pedagang maupun pengunjung, sekaligus menciptakan wajah kota yang lebih tertib.

Di lapangan, suasana gotong royong tampak kuat. Anggota TNI, Polri, ASN, serta unsur instansi lainnya saling bahu-membahu mengangkut sampah, menyapu lorong pasar, dan membersihkan bantaran sungai. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi simbol kepedulian bersama demi kepentingan masyarakat luas.

Ari Panan berharap, kegiatan tersebut mampu menggugah kesadaran pedagang dan pengunjung pasar agar tidak lagi membuang sampah sembarangan serta ikut menjaga kebersihan fasilitas umum.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bisa mengetuk hati semua pihak. Pasar ini milik kita bersama, jadi kebersihannya juga menjadi tanggung jawab bersama,” tandasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)