BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menyatakan bahwa ketersediaan telur ayam di wilayah kota tersebut dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026.
"Pemko Palangka Raya juga telah mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga telur ayam. Dengan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, bersama dengan bahan pokok lainnya seperti beras, bawang merah, bawang putih, ikan segar, dan sayur mayur," jelasnya, Senin 16 Februari 2026.
Ketersediaan telur ayam ini, katanya, didukung oleh koordinasi yang erat dengan peternak lokal serta distributor. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap stok dan dinamika permintaan telur ayam yang cenderung meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran.
"Pengawasan terhadap distribusi serta pencegahan praktik penimbunan juga terus dilakukan untuk memastikan bahwa telur ayam dapat tersebar merata dan harga tetap stabil," tambahnya.
Hal ini katanya, menjadi kelanjutan dari upaya pemko dalam menjaga ketahanan pangan, setelah sebelumnya juga memastikan stok beras yang cukup untuk wilayah Palangka Raya mencapai kurang lebih 3.000 ton, dengan total stok beras Bulog di Kalimantan Tengah mencapai 14.437 ton yang siap didistribusikan.
"Kami harap masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, agar pasokan telur ayam dapat terjaga dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat selama periode perayaan," pungkasnya. (MARINI/y)









