PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengonfirmasi bahwa stok beras yang tersedia di wilayah kota saat ini mencapai kurang lebih 3.000 ton. 

Jumlah tersebut telah diperhitungkan secara matang, dan diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat secara menyeluruh selama beberapa bulan ke depan.

Ketersediaan stok beras sebanyak ini mencakup kebutuhan selama periode bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. 

Stok beras tersebut merupakan bagian dari total persediaan sebesar 17.500 ton yang dikelola oleh Bulog Provinsi Kalimantan Tengah, tersebar di seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut. 

Kerja sama antara Pemko Palangka Raya dengan Bulog serta para agen dan distributor telah berjalan dengan baik untuk memastikan kelancaran alokasi dan distribusi.

Data yang disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menunjukkan bahwa persiapan pasokan beras telah dilakukan jauh-jauh hari. 

"Langkah ini bertujuan untuk menghindari terjadinya kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan bahan pangan serta mencegah praktik pemalsuan atau penimbunan yang dapat menyebabkan kenaikan harga," katanya, Senin, 16 Februari 2026.

Selain memastikan stok cukup, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap jalur distribusi dan harga beras di pasar-pasar. 

Pengawasan dilakukan kata Zaini secara berkala untuk memastikan bahwa beras dapat tersalurkan dengan cepat dan merata hingga ke tingkat pedagang eceran dan masyarakat akhir.

"Pemko Palangka Raya juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan,"

"Dengan stok yang aman dan sistem distribusi yang terkontrol, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir akan ketersediaan beras," pungkasnya. (MARINI/y)