PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, secara resmi meminta seluruh pihak swasta yang beroperasi di wilayah Kota Cantik untuk memperkuat dukungan terhadap pemerintah dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

Langkah ini diharapkan dapat terwujud melalui optimalisasi program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang lebih tepat sasaran.

Dia menekankan bahwa tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan sektor bisnis.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran, sehingga peran aktif investasi swasta menjadi kunci penting untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga di berbagai sektor.

"Kami meminta perusahaan tidak hanya menjalankan CSR sebagai pemenuhan kewajiban administratif semata. Sebaliknya, program tersebut harus dirancang berdasarkan pemetaan kebutuhan masyarakat lokal," katanya, Jumat, 20 Februari 2026.

Sebagai contoh seperti pemberdayaan ekonomi kreatif, penyediaan lapangan kerja, hingga pemberian beasiswa pendidikan bagi keluarga yang kurang mampu di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Ia menjelaskan, sinkronisasi data antara pemerintah kota dan pihak swasta sangat diperlukan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam penyaluran bantuan.

Dengan koordinasi yang satu pintu, bantuan yang diberikan oleh perusahaan dapat menjangkau titik-titik kemiskinan yang selama ini mungkin belum tersentuh oleh program bantuan sosial dari pemerintah pusat maupun daerah.

Ia juga berharap sektor swasta dapat berperan dalam pembangunan infrastruktur skala kecil di pemukiman kumuh serta peningkatan fasilitas kesehatan masyarakat.

Baginya, kontribusi nyata dari dunia usaha akan menciptakan ekosistem sosial yang stabil, yang pada akhirnya juga akan menguntungkan iklim investasi dan keberlanjutan bisnis bagi perusahaan itu sendiri di masa depan. (HENDRI/H)