BORNEONEWS, Pulang Pisau – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pulang Pisau resmi berganti kepemimpinan. Jabatan yang sebelumnya diemban Drg Sopiyah kini dipercayakan kepada Sri Putri Pratiwi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pulang Pisau.
Serah terima jabatan telah digelar sepekan lalu, menandai dimulainya tugas Sri Putri Pratiwi sebagai pimpinan baru di instansi yang membidangi urusan literasi dan kearsipan daerah tersebut.
Sri Putri Pratiwi menyampaikan, dirinya telah dilantik kurang lebih satu minggu lalu dan kini mulai aktif menjalankan tugas sebagai kepala dinas.
“Saya sudah dilantik kurang lebih satu minggu yang lalu dan hari ini setelah serah terima jabatan, saya akan melakukan pertemuan dengan pejabat di lingkup perpustakaan untuk koordinasi dan pengenalan tim,” ujar Putri, Jumat, 20 Febuari 2026.
Ia menegaskan, sebelum berbicara lebih jauh terkait inovasi, dirinya ingin terlebih dahulu memahami kondisi internal, tugas dan fungsi (tusi), serta mengenal jajaran yang ada di lingkungan dinas.
“Sebelum saya berbicara tentang hal-hal apa yang ingin saya lakukan, saya harus mengenal dulu siapa tim saya di sini. Hari ini rencananya saya akan melakukan rapat koordinasi sekaligus pengenalan. Hal-hal yang baik yang sudah dilaksanakan tentu akan dilanjutkan, dan nanti kita lakukan evaluasi untuk perbaikan ke arah yang lebih baik lagi,” tegasnya.
Terkait fasilitas, Sri Putri menjelaskan bahwa gedung perpustakaan yang baru diresmikan pada awal tahun ini memang dikhususkan untuk layanan perpustakaan kepada masyarakat. Sementara itu, kantor administrasi masih berada di gedung lama yang berlokasi di dekat pasar.
“Gedung perpustakaan ini memang khusus untuk layanan. Untuk kantornya masih di gedung lama dekat pasar. Pembagian tugas dari pejabat sebelumnya juga sudah ada, termasuk kepala bidang layanan yang stand by di sini bersama timnya,” jelasnya.
Ke depan, ia menekankan fokus utama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan adalah peningkatan literasi masyarakat di Kabupaten Pulang Pisau.
“Yang pasti, saya selaku Kepala Dinas akan melihat peluang-peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan. Sasaran utama kita adalah peningkatan literasi. Nanti kita akan bangun tim yang solid agar pelaksanaan tugas dan fungsi bisa berjalan optimal,” pungkasnya. (RETHA/y)









